FKM UNIMUS Terima Mahasiswa PKL Universitas Brawijaya di Grup Riset EPIC-Health ICON HITECHS
![]() |
![]() |
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Semarang menerima mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Fakultas Teknologi Pangan Universitas Brawijaya untuk melaksanakan kegiatan akademik berbasis riset di Laboratorium Riset Unggulan, Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 FKM UNIMUS, melalui Grup Riset EPIC-Health (Enzyme and Peptide for Public Health) – ICON HITECHS.
Kegiatan PKL dilaksanakan pada periode 5 Januari hingga 5 Februari 2026, dengan fokus pada observasi dan formulasi pembuatan sabun cair antibakteri berbasis enzim yang diperkaya minyak sereh (lemongrass oil) sebagai bahan aditif alami. Program ini dirancang selaras dengan kurikulum Outcome-Based Education (OBE), yang menekankan pencapaian capaian pembelajaran melalui penguasaan kompetensi nyata, keterampilan laboratorium, serta pemahaman aplikasi keilmuan dalam konteks kesehatan masyarakat.
Selain pengembangan formulasi produk, mahasiswa juga memperoleh penguasaan alat dan metode laboratorium, meliputi kultur bakteri, Total Plate Count (TPC), serta metode molekuler menggunakan thermal cycler PCR, gel electrophoresis, hingga pengenalan analisis sekuensing sebagai bagian dari penguatan kompetensi riset bioteknologi terapan.
Pernyataan Dekan FKM UNIMUS “Prof. Sayono, menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa PKL dari perguruan tinggi mitra merupakan bagian dari komitmen FKM UNIMUS dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis capaian pembelajaran, keilmuan, dan kemanfaatan”.
“FKM UNIMUS mendorong kegiatan akademik yang berbasis riset dan terukur capaian pembelajarannya. PKL ini menjadi contoh implementasi kurikulum OBE yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional, sejalan dengan nilai Islam Berkemajuan Muhammadiyah,” ungkap Prof. Sayono.
Pernyataan Ketua Program Studi
Ketua Program Studi FKM UNIMUS, Mifbahuddin, menambahkan bahwa PKL berbasis riset ini menjadi media strategis untuk membangun kompetensi lintas disiplin secara utuh.
“Melalui PKL di Grup Riset EPIC-Health, mahasiswa memperoleh keterampilan teknis, pemahaman etika riset, serta wawasan pengembangan produk berbasis sains. Hal ini selaras dengan pendekatan OBE yang menitikberatkan pada capaian pembelajaran dan kesiapan lulusan,” jelasnya.
Pendampingan oleh Ketua Grup Riset EPIC-Health
Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa dibimbing langsung oleh Dr. Stalis Norma Ethica, M.Si., selaku Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Ketua Grup Riset EPIC-Health. Pendampingan difokuskan pada aktivitas riset terstruktur, penguasaan teknik mikrobiologi dan molekuler, serta pengembangan formulasi produk berbasis enzim dan bahan alam sebagai inovasi kesehatan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi, menegaskan peran FKM UNIMUS sebagai pusat riset terapan berbasis OBE, serta mendukung lahirnya inovasi produk kesehatan yang berlandaskan keilmuan Muhammadiyah dan nilai Islam Berkemajuan. Humas FKM UNIMUS









