Sejarah FKM Universitas Muhammadiyah Semarang

Pendirian Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mulai dirintis oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah sejak tahun 1996 yang tertuang dalam Surat Keputusan Universitas Muhammadiyah dengan Nomor SK PW/III.B/9.6/001/1997 tentang panitia pendiri Universitas Muhammadiyah Semarang. Hasil kerja panitia tersebut dalam 2 tahun diusulkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Tanggal 4 Agustus 1999, menerbitkan ijin operasional Universitas Muhammadiyah Semarang dengan nomor 139/D/0/1999 termasuk didalam terdapat program studi S1 Kesehatan Masyarakat. Aktivitas pembelajaran dilaksanakan di kompleks Perguruan Tinggi Kesehatan Muhammadiyah Semarang (PSKMS) yang menempati lokasi di Jl. Wonodri Sendang Raya No.2A Semarang atau kompleks RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Kegiatan operasional Unimus dipusatkan di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah termasuk FKM Unimus. Sejak tahun 2000-2005. Pada tahun 2005 FKM Unimus menempati gedung di Kampus Jl Kasipah No. 12 bersama Fakultas Teknik hingga tahun 2011. Seiring perkembangan Unimus, Gedung rektorat dibangun di Jl. Kedungmundu Raya Nomor 18 Semarang sejak tahun 2005 dan digunakan sejak tahun 2006. FKM Unimus bisa pindah ke kompleks gedung Rektorat Unimus sejak tahun 2011, dan kemudian menempati gedung baru Lab.Kes terpadu Unimus di lantai 4 sejak tahun 2017. Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Kesehatan Masyarakat (S1) FKM Unimus dimulai tahun 1999. Perkembangan kegiatan akademik ditandai dengan perolehan hibah-hibah penelitian Dikti oleh para dosen sejak tahun 2001. Tahun 2004 FKM Unimus meraih program hibah kompetisi A1 tentang peningkatan mutu manajemen jurusan atau fakultas untuk periode 2005-2006. Hibah tersebut di implementasikan untuk merintis Sistem Informasi Akademik Unimus (SIAMUS) secara online, dan sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System) secara online. Hibah ini mengantarkan program studi S1 Kesehatan Masyarakat terakreditasi B oleh BANPT pada tahun 2006. Prestasi akademik berikutnya diraih pada tahun 2007 dan 2008 berupa hibah Kompetisi K3 dan K1 tentang pembelajaran. Kedua program hibah tersebut melengkapi konten-konten belajar untuk mengisi LMS dan berbagai media pembelajaran virtual. Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia (SDM) dosen dikembangkan melalui studi lanjut ke jenjang S2 dan pencapaian jabatan fungsional akademik. Studi lanjut dosen jenjang S2 dimulai sejak tahun 2005 sebanyak 3 orang sesuai bidang ilmu. Berikutnya 2 orang dosen berhasil meraih jabatan fungsional akademik asisten ahli pada tahun 2004 disusul 6 orang berikutnya pada tahun 2006 sampai 2007. Peningkatan keterampilan teknis intruksional (Pekerti) dan Applied Approved (AA) dilakukan sejak tahun 2004 dan dilanjutkan pada tahun 2005 untuk seluruh dosen dengan memanfaatkan dana hibah PHK A1. Prestasi-prestasi akademik selama tahun 2006 sampai 2011 mengantarkan FKM Unimus untuk mempertahankan akreditasi B pada tahun 2011 dari BAN PT. Studi lanjut dosen ke jenjang S3 dimulai tahun 2008 sebanyak 2 orang dan disusul tahun 2009 sebanyak 3 orang. Pada tahun 2014 FKM Unimus telah memiliki 3 orang dengan pendidikan Doktor Hal ini mengantarkan FKM Unimus meraih berbagai hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berskala nasional dari DRPM Dikti. Tahun 2016 FKM Unimus kembali mendapatkan akreditasi B dari LAMPTKes sebagai upaya peningkatan mutu dilakukan sehingga tahun 2020 berhasil meraih akreditasi A (Unggul) dari LAMPTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia) Pada tahun 2022 Program Studi di FKM Unimus bertambah dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 665/E/0/2022. tentang Pendirian Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR). Program studi IKOR FKM UNIMUS memiliki visi unggul, berwawasan internasional, berbasis teknologi, dan nilai-nilai Islam dengan penekanan pada olahraga kesehatan dan olahraga masyarakat. Hal ini selaras untuk mendukung program Indonesia Bugar di tahun 2045 serta mewujudkan cita-cita masyarakat global yang sehat dan bugar. Program studi IKOR FKM UNIMUS menyelenggarakan pendidikan akademik dengan tujuan menghasilkan lulusan keolahragaan dengan kualifikasi sarjana olahraga (S1) yang memiliki kompetensi mumpuni untuk berkarir profesional, berwawasan, dan berdaya saing internasional, serta tanggap terhadap tuntutan perkembangan keolahragaan. Lulusan program studi IKOR FKM UNIMUS dibekali dengan kompetensi yang mumpuni dalam pengelolaan olahraga berdasarkan pada lima peminatan konsentrasi yaitu; Olahraga Kebugaran, Terapis Fisik Olahraga, Olahraga Rekreasi, Olahraga Prestasi, dan Kewirausahaan Olahraga. Program Studi yang ada di FKM Unimus :
  1. Kesehatan Masyarakat (S1)
  2. Ilmu Keolahragaan (S1)
Secara ringkas, pimpinan di lingkungan FKM Unimus selama periode dari tahu 1999 – 2020 adalah sebagai berikut :    
Periode  Dekan  Wakil Dekan/Kaprodi 
1999 – 2004 dr. H. M. Sulchan, M.Sc, SP.GK Mifbakhuddin, SKM
2004 – 2008 dr. H. M. Sulchan, M.Sc, SP.GK Mifbakhuddin, SKM, M.Kes
2008 – 2012 dr. H. Mergo Utomo, MS Sayono, SKM, M.Kes(Epid)
2012 – 2016 Mifbakhuddin, SKM, M.Kes Dr. Sayono, SKM, M.Kes(Epid)
2016 – 2020  Mifbakhuddin, SKM, M.Kes  Dr. Sayono, SKM, M.Kes(Epid)
2020 – 2024 Dr. Sayono, SKM, M.Kes(Epid)
  • Dr. Ir. Rahayu Astuti, M.Kes Ka.Prodi Kesehatan Masyarakat (S1)
  • Andre Yogaswara, S.Si, M.Or Ka. Prodi IKOR (S1)