Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Sanggar Belajar Hulu Langat, Malayasia

Kegiatan berjudul “Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja” merupakan program yang dilakukan oleh dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) yang bernama Ameilya Nirmala Putri dan Sebrina Putri Cahyani dengan dosen pembimbing Yeni Indriyani, S.K.M., M.P.H dalam rangka kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL). Kesehatan reproduksi adalah kondisi sehat menyeluruh terkait sistem, fungsi, dan proses reproduksi yang harus dijaga sejak usia remaja demi pencegahan risiko kesehatan di masa depan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada para siswa SD hingga SMP mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, membangun pola pikir yang sehat tentang hubungan remaja, serta mencegah perilaku seks bebas pada usia dini. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa SD hingga SMP mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 10 November 2025 pukul 09.30–10.00 waktu setempat di Sanggar Belajar Hulu Langat, Malaysia, dengan peserta siswa kelas 5 SD hingga SMP.

Kegiatan diawali dengan pembukaan lalu mengerjakan preretest berisi 10 soal untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai kesehatan reproduksi, dilanjutkan pemaparan materi secara interaktif serta diskusi terkait:

  1. Pengertian kesehatan reproduksi
  2. Alasan pentingnya tidak melewati batas dalam berpacaran
  3. Risiko hubungan seksual dini
  4. Dampak hubungan seksual dini terhadap kesehatan mental remaja
  5. Cara menjaga diri dan membangun harga diri

Setelah selesai pemaparan dan sesi diskusi selanjutnya ditutup dengan posttest, dokumentasi kegiatan dan pemasangan poster di ruang kelas.

Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan siswa terkait kesehatan reproduksi, dibuktikan melalui perbandingan skor pretest dan posttest. Siswa menjadi lebih memahami risiko seks bebas, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, serta mampu membedakan perilaku yang sehat dan berisiko. Manfaat yang diperoleh antara lain peningkatan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi, mencegah perilaku berisiko seperti seks pranikah, serta memperkuat jejaring kerja sama antara UNIMUS dan Sanggar Belajar Hulu Langat. Selain itu, kegiatan ini memotivasi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata FKM UNIMUS dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan kritis serta mampu menjaga kesehatan diri sendiri. Kegiatan ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, sehingga pembentukan karakter generasi penerus bangsa lebih terarah dan bermutu. Kolaborasi dan edukasi berkelanjutan diharapkan terus berjalan sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan upaya pencegahan masalah kesehatan reproduksi sejak dini.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments